Emosi… Loch Kok Emosi ?
” Regina, kamu itu sebenarnya bagus dalam banyak hal…. namun ada juga kekurangan kamu yg sangat menonjol yaitu emosi kamu yg tidak stabil “. Pagi ini aku dengar kata kata itu keluar dari bibir General Manager tempat aku bekerja.
Emosi tidak stabil ….. Entah berapa kali dan berapa orang yang telah mengatakan hal yang sama tentangku.
Hmmm tak ada asap kalau tak ada api dan apabila lebih dari 5 org yang berkata sama maka kemungkinan besar yang mereka katakan adalah benar.
Jadi bisa sangat dipastikan aku adalah seseorang yang mempunyai masalah dalam pengendalian emosi. Untuk lebih jelasnya aku mencoba menggali lebih dalam tentang emosi sehingga aku lebih mengerti akan arti semua perkataan mereka.
EMOSI
Emosi = reaksi terhadap seseorang / kejadian
- Kata “emosi” diturunkan dari kata émotion, dari émouvoir (bahasa Perancis) ‘kegembiraan’ dari bahasa Latin emovere dan movere ‘bergerak’.
- Kebanyakan ahli yakin bahwa emosi lebih cepat berlalu daripada suasana hati.
- Contoh, bila seseorang bersikap kasar, manusia akan merasa marah. Perasaan intens kemarahan tersebut mungkin datang dan pergi dengan cukup cepat tetapi ketika sedang dalam suasana hati yang buruk, seseorang dapat merasa tidak enak untuk beberapa jam.
hmmmm……. benar juga ya… dari data data yang kukutip dr wikipedia Bahasa Indonesia berarti memang 100% aku mengakui bahwa aku memiliki masalah dengan emosiku.
Banyak hal yang dapat memancing emosiku keluar, mungkin sebagai anak paling kecil dan satu satunya perempuan itu menjadikan alasan bagiku bahwa sifat emosiku itu berdasarkan faktor kekanak2an yang ada pada diriku dan juga sebagai seorang yang tomboy aku merasa blak blakan & terus terang dalam menunjukkan sesuatu atau berkata sesuatu.
Mungkin ada baiknya namun sepertinya lebih banyak buruknya sehingga sekelilingku beranggapan bahwa aku memiliki emosi yang gak stabil.
So start hari ini aku berjanji dalam diriku untuk menjadikan itu semua sebagai “wake up call” dalam diriku.
Aku harus biosa mengendalikan emosi dan reaksiku terhadap hal hal yang terjadi maupun terhadap tindakan atau perlakuan lingkungan disekelilingku.
Dan sebagai tolak ukur dari pada keberhasilanku adalah bila ada pengakuan dari sekelilingku yang mengatakan “wah Regina itu sekarang sudah berubah ya, bisa lebih sabar dan gak mudah marah ” he he he.
I am looking forward for that words …
So hari ini 2 Maret 2011 aku menuliskan diblog ini sebagai catatan yang akurat tentang janjiku untuk mengkontrol emosiku agar tidak berlebihan ataupun tidak stabil.
I Can Control my Emotion
I Can cause I Want to Work Harder for it
I Know I can
I Can….

Regina Yuliani









Damn you..